Taechan and her mind~

Posts Tagged ‘My Animal Doctor

“Nah, sekarang lukamu sudah kubalut! Aku akan grooming anjingnya~” Kata Taechan sambil membawa anjing chow-chow itu ke ruang grooming. “Hati-hati, Taechan.” Kata Jongin sambil tertunduk pelan. “Ne~ Tenang saja, Jongin~” Kata Taechan sambil tersenyum padanya. “Jakkamanyeo!” Jongin tiba-tiba berteriak. “eh? Jongin, waeyo?” “Taechan……… go-go-gomawo-yo….. mianhae kalau aku sering sinis padamu dulu.” Kata Jongin pelan. “Gwenchana~ aku tidak marah ^^ Aku harus grooming dia cepat! Nanti, kau bantu aku vaksin anjing ini~” “Ne~ ^^” Dan, itu pertama kalinya Taechan melihat Jongin tersenyum. Sehun pun baru pulang. “Ya! Jongin, tanganmu kenapa?!” Tanya Sehun sambil mendatangi Jongin. “Tadi, Chow-chow nakal itu menggigitku dengan giginya yang tajam.” “Kau ini~ sudah tahu Chow-chow galak, masih saja kau bermain dengannya. Oh, ya, siapa yang membalut lukamu?” “Tadi Taechan yang membalutnya~ sekarang dia sedang grooming anjing nakal itu~”  Sehun terkejut. “Mwo!? Jadi kalian……” Tiba-tiba, Taechan baru saja keluar dari ruang grooming. “Omona, dia benar-benar nakal! Jongin, ayo~” Taechan segera memanggil Jongin, lalu mereka berdua pergi ke ruang kesehatan hewan. “Jadi, mereka berdua sudah baikan…… Akhirnya~” Kata Sehun dalam hati. “Tae, pegang anjingnya~ aku akan memberikan vaksin~” Kata Jongin. “Ne! Tapi dia terus meronta-ronta, Jongin! Dia berat juga!” Taechan kewalahan memegang anjing Chow-chow itu. Dan, ia hampir menggigit tangannya. “Ya! Nappeun!! Nappeun!” Taechan segera memukul kepala anjing itu. Dan, hebatnya, anjing itu langsung diam, dan nurut pada Taechan. “Waaaa, Tae, daebak!” Kata Jongin.

Jam 4 sore, sang pemilik Chow-chow itu menjemput anjingnya. “Waaa, anjingku tampak sehat~ Kamsahamnida~ ^^” Kata sang pemilik berterima kasih. “Cheonmaneyo. Ini ada hadiah untuk anjing anda~” Taechan memberikan sekotak biskuit anjing. “Waaaa jeongmal kamsahamnida~ Annyeonghigaseyo~” Kata sang pemilik seraya membawa anjingnya pulang naik mobil. “Kau ini, anjing nakal itu kau beri sekotak biskuit anjing?” Kata Jongin. “Ne~ kenapa?! Kau mau?” Tanya Taechan sambil memberikan biskuit anjing pada Jongin. “Naneun gaega aniya!” Kata Jongin sambil mengacak-acak rambut Taechan. “Kekekekeke~ baegopayo?” Tanya Taechan. “Umm……… Ne~” “Ayo kita makan ramyeon di samping~” “Ne~ Sehun, jaga toko ya!” Kata Jongin. “Ne! Tapi aku di kamar mandi! Kalian pergi saja, nanti aku yang jaga. Belikan aku seporsi cheese ramyeon ya!” Kata Sehun berteriak dari kamar mandi. “Ne! Annyeong!” Taechan dan Jongin pergi ke kedai ramyeon di samping petshop. “Annyeonghaseyo, mau pesan apa?” Tanya pelayan. “2 porsi kimchi ramyeon untuk makan disini. Dan 1 porsi cheese ramyeon untuk take away. Minumnya 2 ice tea.” “Ne, algesseumnida~” Dalam 5 menit, sang pelayan sudah mengantar seluruh pesanan mereka. “Selamat makan~” Ucap keduanya. Setelah makan sekitar 10 menit……“Kau sudah selesai belum?” Tanya Taechan menunggu Jongin selesai makan. “Kau ini kalau soal makan, pasti lambat.” “Tandanya aku ingin menikmati makanannya, tahu! -_-“ “Arayo~ tapi ini sudah malam. Kita kan juga bawa pesanan Sehun.” “Oh ya! Sehun! Aish, aku lupa~” Jongin segera mempercepat makannya. Sampai-sampai, saus kimchi menempel di bibirnya. Taechan pun segera mendekati wajahnya. “YA! Tae, kau mau menciumku?!” Jongin ketakutan dan panik. Lalu, pelan, Taechan mengelap bibir Jongin dengan jari jempolnya~ “Aish, pabo, ada saus kimchi di bibirmu~” “Ah, jinjja?” “Sudah kubersihkan~ kau malah mengira aku akan menciummu?! Yang benar saja!” “Aish, a-a-aku kan tidak tahu!” Kata Jongin dengan pipi memerah. “Pipimu…… waeyo?” Tanya Taechan. “Ini ka-ka-karena…… udaranya! A-a-aku sering jadi merah kalau udaranya dingin~” Kata Jongin. “Ya sudah, kita harus cepat kembali ke petshop. Kau akan makin memerah jika kau disini~” Taechan segera menarik tangan Jongin dan kembali ke toko, membuat Jongin semakin memerah. “Sehun! Ini Cheese ramyeonmu~” Kata Taechan. “Gomawo!! ^^” Sehun juga memakannya dengan lahap. Jam 9 malam, mereka pun pulang ke rumah mereka masing-masing.

Advertisements

Selama beberapa minggu kerja, kelakuan Jongin juga belum membaik kepada Taechan. Berbeda 180 derajat dengan Sehun yang sangat baik kepada Taechan. Bahkan boleh dibilang terlalu baik. Hari itu, mereka melakukan operasi pada seekor anjing yang menderita usus buntu. “Tae, pisau.” Jongin meminta pisau. “A-a-a, ne~” Kata Taechan sambil mengambilkan pisau dengan tangan gemetar. “Kau ini lambat sekali.” Kata Jongin sinis. “Mian, mian~” Ucap Taechan. “Shht! Kalian ini! Kita sedang operasi!” Kata Sehun. Selesai operasi………… “Tae, mianhae ya atas kata-kata Jongin. Dia belum bisa menerima kalau Soojung keluar.” Kata Sehun sambil merangkul Taechan. “Ne, aku tahu. Aku tidak marah, Sehun~ Hanya saja aku merasa aku kurang berusaha.” Taechan merasa sedih. “Menurutku kau sudah bekerja keras.” “Jinjja?” “Ne~ hanya saja kau harus mengembangkannya lagi. Kau harus semakin semangat dan berusaha. Aku akan membantumu jika kau butuh~” Kata Sehun sambil memegang kepala Taechan. “Ne, gomawo, Sehun! ^^” Sehun sangat senang melihat Taechan tersenyum padanya. “Yaksokhae~ aku akan berjanji untuk membuatnya selalu tersenyum~” Besoknya, EXO petshop kedatangan seorang pelanggan yang membawa anjing jenis Chow Chow. Wajah anjing Chow-chow memang lucu, tapi sebenarnya dia anjing yang cukup galak. “Jeogyeo, aku ingin vaksin dan grooming pada anjingku.” Kata sang pemilik. “Ne~ semuanya 50000 won ya~ Anda bisa menjemput anjing anda jam 4 sore.” Kata Taechan. “Ne, kamsahamnida~” Sang pemilik pun segera pergi. “Jongin, Taechan, aku beli makanan dulu, ya!” Kata Sehun. “Ne~ yang banyak ya!” Kata Jongin. “Kau ini -_-. Aku pergi dulu.” Jongin pun bermain-main dengan anjing itu, sementara Taechan menyiapkan peralatan grooming. Tiba-tiba… “Aaauuu!!!” Tangan Jongin digigit oleh anjing itu. “Omona, Jongin! Gwenchanayeo?” “Aish, apayo……” Jongin merintih kesakitan. Tangannya berdarah. “Sebentar ya, aku ambilkan P3K dulu~” Kata Taechan. Ia segera mengambil P3K di lemari. “Sini, tanganmu~” Jongin segera memberikan tangannya yang berdarah-darah. “Aaa! Aaaa!” Jongin berteriak kesakitan ketika Taechan membersihkan lukanya dengan alkohol. Lalu, Taechan segera memberikan obat merah, dan membalut lukanya dengan kapas dan kasa. Perlahan, Jongin memperhatikan wajah Taechan. “Omona, aku tak pernah menyangka. Yeppeuda~ Aish! Aku merasakannya lagi! Perasaan ini…… Aku bahkan tidak merasakannya ketika dengan Soojung. Aish, Shim Taechan!” Jongin menggerutu dalam hati.

“Hun, gunting.” Kata Jongin. “Ne.” Sehun segera memberikannya sebuah pisau. “Akhirnya selesai juga~” Kata Sehun sambil mengusap keringat yang mengucur dari keningnya. Kim Jongin dan Oh Sehun adalah 2 dokter hewan yang bekerja di EXO Petshop milik Suho. Hari ini, mereka membantu seekor kucing yang akan melahirkan. “Ini, ahjussi~ kucing anda melahirkan 8 anak~ Chukkae~” Kata Jongin sambil mengembalikan si kucing dan anak-anaknya kepada sang pemilik. “Ne, kamsahamnida~” Kata sang pemilik seraya pergi meninggalkan petshop. Saat jam makan siang, tiba-tiba, Suho, sang pemilik pet shop datang. “Oh, hyung. Waeyo? Mengapa datang ke sini tiba-tiba?” Tanya Sehun. “Jongin, Sehun, hari ini kalian akan kedatangan pegawai baru untuk menggantikan Soojung.” Kata Suho. “Mwo?! Soojung kemana?!” Tanya Jongin seperti orang panik. “Soojung mengundurkan diri. Ia bilang kepadaku, ia sudah diterima di salah satu agensi dan akan debut segera.” Kata Suho menjelaskan. “Ya sudah, hyung. Silakan panggil pegawai barunya.” Kata Sehun. “Ne. sini, masuk, Tae~ Gwenchanayeo~” Kata Suho sambil memanggil perempuan yang bersembunyi di belakang tembok. Dengan pelan, perempuan itu berjalan langkah demi langkah. “Nah, sekarang perkenalkanlah dirimu~” Kata Suho sambil tersenyum. “Annyeonghaseyo, Shim Taechan imnida. Bangapsumnida~ Dowajuseyo.” Kata Taechan sambil tersenyum. Dag! Dig! Dug! Sehun bergetar. “Omo! Yeppuda~ Aish, aku sudah lama tidak merasakan ini!” Kata Sehun dalam hati. “Kalian juga perkenalkan diri padanya~” Ucap Suho. “Annyeonghaseyo, Oh Sehun imnida! ^^” Kata Sehun bersemangat. “Annyeong, Jongin imnida.” Kata Jongin dengan nada malas, lalu mendadak pergi. “Ayo, Tae, kuajak berkeliling~” Sehun segera menggandeng Taechan, dan mengajaknya berkeliling petshop. Sementara Jongin, dia hanya menggerutu dan melihat Taechan dengan tatapan tidak suka. “Kenapa harus dia? Kenapa harus dia yang menggantikan Soojung? Aku tahu aku pernah melihat dia di suatu tempat, tapi dimana?” Mukanya terlihat familiar.” Kata Jongin dalam hati. Suho pun segera mendatanginya. “Ada apa denganmu, Jongin-ah?” Tanya Suho sambil menepuk pundaknya. “Aniyo, hyung. Sepertinya aku pernah melihat wajah pegawai baru itu di suatu tempat.” Jawab Jongin.

 

 

 

 

Fiuuh, akhirnya selesai juga fanfic EXO pertama saya! 🙂 karena udah dibuat di MS Word jadi updatenya langsung semua~ ^^


Advertisements

  • 심태찬: heo gyeonghwan juga ganteng kok hehe cuma kalo 7 ini termasuk tinggi gitu, kalo heo gyeonghwan kan pendek huhu :)
  • Caroline: kok ga ada heo gyeong hwan ya?X')
  • Dyah Galih (@dyahlittle): Sohee kayak kembarannya Xiumin :D Kris juga mirip Jerry Yan cool and Sehun mirip Wu chun imut banget!

Categories