Taechan and her mind~

Posts Tagged ‘Between A Ghost And A Human

Dongjun POV

Sejenak, aku melemparkan tubuhku ke arah sofa. Benar-benar malam yang menakutkan karena jujur, saat sekolah menengah, aku pernah trauma karena digoda para laki-laki gay yang sedikit…… ya, boleh dikatakan gila. “Aku akan tidur dimana?” tanyaku pada Taechan. “Tidur saja di atas. Di atas ada kamar kosong.” Kata Taechan sambil masuk ke kamarnya. “Okay~” Ucapku. Lalu, tubuhku mulai kembali lagi menjadi tubuh hantu. aku membaringkan diriku di atas tempat tidur. benar-benar tidak tahu apa yang akan kami lakukan selanjutnya. aku menutup mataku dan akhirnya tidur terlelap. Esoknya, aku terbangun dan mandi. Saat aku turun ke lantai bawah, kulihat Taechan sudah duduk di meja makan. “jadi hari ini kita akan melanjutkan perjalanan lagi?” Tanyanya dengan mulut penuh. “Ne~ hari ini kita akan mencari kue beras jumbo.” Jawabku. “Tapi,.di Seoul, hanya ada 1 tempat yang menjual itu. Dan cara mendapatkannya, kita harus.bisa memanah.” kata Taechan. “kita coba saja dulu. siapa tau kita beruntung…” ucapku. semoga kita dapat!!

Taechan POV
“Disini tempatnya…” ucapku menunjuk sebuah stan kecil di pinggir jalan. Kecil namun ramai. Yap! Semua orang berusaha. Kali ini, aku dan Dongjun bersaing dengan seorang bapak yang membawa.anak kecil. Anak kecil itu kelihatan pucat. Namun pada saat memanah…. “yeah! kena!!” Dongjun bersorak.Kulihat muka bapak itu lesu, begitu pula dengan anaknya. Saat penjual memberikan kue beras jumbo padaku, aku memberikannya pada anak itu. “Ini, kau lebih membutuhkannya daripada kami~” aku tersenyum pada anak itu. “감사합니다, 누나~ doakan aku ya agar aku sembuh…” “네” tiba-tiba tanganku ditarik oleh Dongjun. “Kenapa kau memberikannya?!” ia sedikit.membentakku. “Dia lebih membutuhkannya daripada kita! Lihat anak itu, dia sakit! Apa kau mau melihatnya memiliki nasib sepertimu?!” Ucapku. Dan, mata hati Dongjun pun mulai terbuka. Rasa kasihannya tumbuh. “Kau benar,Tae. Walaupun aku harus menjalankan misi ini tapi aku harus memikirkan orang lain juga. Terima kasih sudah menyadarkanku.” “Sama-sama…” Tiba-tiba, ada pemberitahuan! “Dongjun, karena kau merelakan misimu untuk seorang anak, misimu dikurangi 5 jadi kau hanya menjalankan setengah dari misimu.” Yeay!!! Aku dan Dongjun berpelukan. “축해~” “고마워, 태찬…” “천마네요, 동준 ^^” Kami merayakan hari itu dengan berjalan-jalan pada malam hari di Seoul. Kami saling menceritakan pengalaman hidup masing-masing. We became close each other. Ready for the next missions!!

Advertisements

Author POV

Hari ini, Dongjun dan Taechan melaksanakan misi yang pertama. Taechan sudah libur juga sehingga mereka bisa mengerjakan misi dengan lebih tenang. “Misi yang pertama……… MWOYA?!” Dongjun tersentak ketika membaca gulungan kertas yang dikirim para malaikat. “Apa isinya?” “Pergi ke klub gay……..” “Ya sudah! Ayo kita kesana~” Kata Taechan. “Tunggu dulu, kau ini kan hantu. Bagaimana caranya aku ke sana? aku tidak bisa sendirian kesana~” “Tenang~ aku bisa memakai tubuh palsu~” WUSSSSS!! Dalam sekejap, Dongjun berubah menjadi manusia. “Waaaaa kenapa kau tidak hidup dengan tubuh ini?” “Ya! Tubuh ini hanya bisa digunakan selama aku menjalankan misi. Kalau mereka menilai aku tidak mampu, tubuh ini akan diambil.” Ucapnya sambil mengikat tali sepatu. Malam itu mereka pergi ke klub gay di daerah Itaewon. Begitu mereka masuk ke klub gay……… “Ya! Dongjun, waeyo?! Dongjun langsung memegangi lengan Taechan. “Banyak laki-laki menggodaku!” Ucapnya kencang. Mereka pun mulai menyelip ke tengah-tengah. “Dan sekarang, Gay Show kita dimulai!!!” Ucap sang MC dengan lantang. Dan………… gay show pun dimulai. Para gay pun segera berteriak ketika para lelaki di panggung menampilkan abs sixpack mereka. Dan, walaupun dengan gaya yang sedikit cheap, para gay tetap menyukainya. Cling!! muncul 1 lingkaran halo di atas kepala Dongjun. “Apa itu?” Tanya Taechan terkagum. “Lingkaran Halo ini tandanya 1 misi telah sukses. Jika lingkaran halo itu sudah terkumpul 10, maka tandanya semua misinya berhasil.” Kata Dongjun menjelaskan. Dan misi pertama pun sukses! ^_^

Taechan POV

Pagi ini aku terbangun seperti biasa. Hanya saja aku melihat sesuatu yang aneh di langit saat aku bangun. Ada cahaya cepat lewat di langit dan terlihat seperti komet…… Itu apa ya? Sudahlah, mungkin hanya halusinasi. Hari ini, di sekolah, semua murid hanya mengikuti kegiatan classmeeting dan tidak belajar sama sekali. Sudah hampir mendekati hari dimana kami akan menerima rapot untuk naik ke kelas 12. Woohoo! Dan liburan musim panas akan berlangsung lumayan lama. Oh, ya, perkenalkan namaku Shim Taechan. Murid kelas 11 di Seoul Arts High School. Sekolah yang terkenal di Korea Selatan karena disinilah, banyak member idol group yang bersekolah disini. Sekaligus, ini adalah salah satu sekolah yang bagus di Korea, apalagi di Sepulang sekolah, aku dan kedua temanku, Eunhee dan Ara, sedang membersihkan kelas. Aku melihat seorang namja berjalan-jalan di sekitar kelas. Ia tidak menggunakan seragam dan sepertinya aku tidak pernah melihatnya. “YA! Kau! mengapa kau disini?!” tanyaku sewot. “Mwo? Aku hanya berkeliling sebentar~” kata namja itu. “Kau ini siapa? Bisa-bisanya kau masuk ke sekolah tanpa pakai seragam~ kau bukan murid kan?” Kataku. “Taechan, kau berbicara dengan siapa?” tanya Ara dengan muka takut padaku. “Tae, kau baik-baik saja kan? Kau tidak sakit?!” Kata Eunhee sambil memegang keningku. “Mwoya?! Aku tidak sakit! Nan gwenchana~” “Kalau begitu, kau berbicara dengan siapa? Disini hanya kita bertiga~” Kata Eunhee. “Disitu ada namja yang sedang berdi…….ri……” Kataku dan akhirnya aku menyadari kalau……… kakinya tidak menapak pada lantai, jadi ia HANTU!!!!!!!!!!!!!!!!!! Aku segera berlari ke lantai atas sekolah. “Mwoya?! aish, aku mulai diganggu…….. tenang, Tae! Berdoalah!” Tiba-tiba, Hantu itu sudah ada di sampingku. “Ada apa denganmu?” tanyanya dengan santai. “YA!!!!!” Aku segera membaca doa-doa dan mantra aneh yang sering ada di film-film. Entah mengapa hantu ini sepertinya kebal. “Ya! Aku ini tidak murni hantu! Aku masih setengah manusia…….” Katanya, lalu perlahan auranya mulai berbeda dan kakinya menapak pada lantai. “Kau harus membantuku!” “Membantu apa?” Tanyaku dengan pelan. Ada apa dengan Hantu ‘setengah’ ini??

Dongjun POV

“Bantu aku! Kau harus mewujudkan 10 misi yang ditujukan untukku~ Tugas ini dari Departemen Pencabutan Nyawa di Akhirat…….” “MWO?! MICHEOSSEO?!” Yeoja itu berteriak di depanku. Aish, kalau bukan karena kecelakaan itu, aku tidak harus untuk melakukan ini semua~ Namaku Kim Dongjun. Alumni Seoul Arts High School namun itu sudah lama sekali. Aku sudah kuliah di Korean National University Of Arts. 2 Minggu yang lalu, aku mendapat kecelakaan parah. Karena itu aku mendapatkan tugas-tugas dari Departemen Pencabutan Nyawa di Akhirat. Dan mereka sudah memasangkan aku dengan yeoja ini untuk membantuku mengerjakan segala tugas-tugasku. Semua orang belum tentu mau melaksanakan tugas ini. “Jebal! Aku ingin hidup! Bantu aku!” Ucapku sambil berlutut di depan yeoja itu. “YA! Aish, ne, ne, aku akan membantumu!” “Jinjja, gomawo!!!” “Ne, Ne~” “Oh, ya, namamu siapa?” “Shim Taechan~” “Namaku Kim Dongjun~ bangapta! ^^” Inilah hari pertamaku~ menjalani 10 misi yang diutus untukku bersama dengan yeoja ini, Shim TaeChan.

To be Continued

Haaaaa, new fanfic!! mian ya ga jadi bikin yang Heavy Rain~ tapi aku bikin ini! Between a Ghost and a Human~ hope all readers like it~ ^_^