Taechan and her mind~

My Animal Doctor (part 7)

Posted on: July 5, 2012

“Omona, Jongin!!” Jongin, dengan tubuhnya yang basah kuyup dan mabuk. “Jongin, ireona! Pabo, ireona!” Kata Taechan sambil memegang wajah Jongin, dan menggoyang-goyangkan tubuhnya. “Omona, Taechan, jadi dia Jongin?” Tanya ahjumma. “Ne, ahjumma. Apa yang dia pesan?” “3 botol soju 70%. Dia sangat mabuk, Tae. Kau harus membawanya pulang.” “Ne. Ahjumma, aku pulang dulu.” Taechan segera pulang sambil merangkul Jongin. Beruntung, Shim ahjussi sudah pindah ke Mokpo dan bekerja menjadi nelayan. Sesampainya di rumah, Taechan segera mengganti baju Jongin yang basah dengan baju Shim ahjussi yang tersisa di rumah, lalu mengeringkan rambutnya dengan handuk. “omona, badannya panas. Aish, pabo, kenapa kau lakukan ini pada dirimu sendiri?” Badan Jongin panas karena kehujanan. Taechan segera menyiapkan air hangat dan handuk kecil untuk mengompres kening Jongin. Ketika ahjumma pulang, “Taechan… kau akan menjaganya?” Tanya ahjumma sambil menurunkan tasnya. Taechan mengangguk. “Ne.” “Jangan sampai sakit, Tae. Ahjumma tahu, kau ingin menjaganya.” “Araseo, ahjumma.” Semalaman, Taechan tidak tidur. Ia mengompres kening Jongin dan menunggunya sampai bangun. Terkantuk-kantuk dan harus minum kopi, itu pasti. Tapi, Taechan bukan orang yang gampang menyerah. Pagi hari, ia membuat bubur jagung untuk Jongin. Walaupun masih ngantuk, ia harus melakukannya. Ahjumma pun sudah berangkat ke kedai soju. Ketika ia sedang memasak, tiba-tiba Jongin bangun. “umm…… aku dimana?” kata Jongin dalam hati. “Rumah ini……” Dan ia melihat perempuan di dapur. Sekejap, Jongin memeluknya. “Taechan………” Jongin berbisik di telinga Taechan. Suara tangisan kecil terdengar dari mulutnya. “Mianhae……” Kata Jongin pelan. “Aniyo. Aku yang seharusnya bilang Mianhae~ aku yang salah.” Kata Taechan sambil menangis pelan. Jongin pun mempererat pelukannya, membuat Taechan semakin sesak. “Aniyo. Aku yang salah! Aku yang tidak bisa hidup tanpamu! Selama aku bekerja sendirian di petshop, aku memikirkanmu. Tapi berusaha menolak apa yang ada di dalam pikiranku. Aku memang salah.” Hati Taechan semakin bergetar. Tangisnya semakin kencang. “Berbaliklah.” Kata Jongin pelan. Ketika Taechan berbalik… “Cup!” Jongin menciumnya tepat di bibir. Taechan awalnya kaget, namun dengan menutup matanya. Hatinya benar-benar bergetar dengan hangat saat itu. Jongin melingkarkan tangannya di pinggang Taechan. Dan, Taechan melingkarkan tangannya di leher Jongin. Menariknya agar ciuman itu semakin dalam. Jongin pun langsung memeluknya erat. “Aku tidak mau kehilanganmu. Aku memang keras kepala, karena menolak fakta kalau aku membutuhkanmu.” Kata Jongin sambil membelai kepala Taechan. Taechan pun hanya tersenyum kecil. “That’s my girl~ Aku cinta senyummu~” Kata Jongin. “Dan, aku yakin kau merindukannya.” Kata Taechan sambil tersenyum. “kekekeke~” Jongin hanya tertawa malu. “Aish, kau sebaiknya istirahat dulu. Aku masih memasak buburmu~” Kata Taechan sambil mencubit hidung Jongin. “Ne, arayo, Tae~” Kata Jongin, sambil pergi menuju ruang tengah. “Semalam, aku pasti sangat mabuk ya?” Tanya Jongin sambil berbaring di sleeping bed. “Ya, begitulah. Dan kau juga sakit. Badanmu sangat panas.” Taechan menjawab sambil membawa 2 mangkok bubur jagung. “Selamat makan!” Ucap keduanya. Mereka pun makan dengan lahap. “Oh, Jongin, aku ingin kau menemui seseorang.” Kata Taechan. “Nugu?” “Nanti kau pasti tahu. Aku harus mandi dulu!” Kata Taechan sambil berlari ke kamar mandi. “Kekekeke nae pabojiman yeppeo yeoja~”Kata Jongin sambil tertawa melihat Taechan lari pontang-panting ke kamar mandi. Taechan pun segera mandi dengan cepat, disusul Jongin yang mandi, lalu memakai baju milik Shim ahjussi. “Kita akan kemana?” Tanya Jongin. “Ke tempat kita seperti biasa.” Kata Taechan. “Petshop? Kenapa kita kesana?” “Tadi sudah kubilang, kita akan menemui seseorang.” Jongin benar-benar clueless mengenai siapa yang akan ditemuinya dan Taechan. Padahal, sebenarnya, jawaban itu sudah jelas. Hanya saja kadang ia sering lupa dan tidak sadar. Dan, sesampainya di petshop……… “Annyeong, Jongin~” Baekhyun? Kyungsoo? Chanyeol? Suho hyung? Tae, kau mengajakku bertemu mereka?” Tanya Jongin kebingungan. “Aniya, Jongin. Kita memintamu bertemu dia.” Dan, langkah-langkah itu terdengar. “Se-Se-Sehun?!” Jongin terbelalak. Sehun, dengan wajah dinginnya, menatap Jongin. Jongin langsung mendatanginya. “Mianhae………” Katanya pelan. “Nado……” Sehun tertunduk. “Jadi, kita masih sahabat kan?” Tanya Jongin sambil meninju lengan Sehun. “Dangyeonhaji!” Balas Sehun. “Kekekeke aku lega kita semua sudah berbaikan lagi.” Kata Jongin sambil tertawa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Advertisements

  • 심태찬: heo gyeonghwan juga ganteng kok hehe cuma kalo 7 ini termasuk tinggi gitu, kalo heo gyeonghwan kan pendek huhu :)
  • Caroline: kok ga ada heo gyeong hwan ya?X')
  • Dyah Galih (@dyahlittle): Sohee kayak kembarannya Xiumin :D Kris juga mirip Jerry Yan cool and Sehun mirip Wu chun imut banget!

Categories

%d bloggers like this: