Taechan and her mind~

Archive for January 2012

Taechan POV

Minwoo langsung membawaku pergi. Aish, kenapa penyakitku selalu kambuh disaat yang tidak tepat?! -_- “Minwoo, kau akan membawaku kemana?” “Ke klinik…” “klinik?” Aku curiga kenapa Minwoo hanya membawaku ke klinik. Saat aku sakit, dia selalu mengajak aku ke rumah sakit sekalipun tempatnya jauh~ Dan saat aku menyadari…. “Minwoo, turunkan aku!!!!” “Aniyo!” “Wae?! Minwoo, sekya!!!” Aish, aku tidak mau bertemu halbae!! Dia akan memarahiku dan memukulku!” Sesampainya di klinik halbae….. “Halbae!” “Minwoo, wae? kenapa datang ke….” Berkas-berkas halbae langsung jatuh melihatku. Minwoo langsung menurunkan aku. “Taechan!” Tuh, benar kan?! Halbae memukulku dengan gulungan kertas. “Aigoo, halbae!!! Waeyo?!” “Halbae khawatir, Taechan!!!!!! Kamu ini kabur-kabur saja!” “Mianhae, halbae….” aku hanya tertunduk. Aish, aku selalu merasa bersalah pada harabeojiku. Dari kecil, hanya halbaeku yang bernama Shim Changmin yang selalu merawatku dan kedua kakakku. Halbae langsung memeriksaku. “Pasti kamu kambuh lagi?” “Ne… aish, halbae, beberapa hari ini, aku kambuh terus…” Ucapku. “Obatmu habis, Tae~ Sebentar ya, Tae. Halbae mesti mencari obatmu di apotik. Istirahat saja dulu di sini. Halbae sudah memberimu obat suntik supaya rasa sakitnya berkurang.” “Ne, gomawo, halbae…” Halbae meninggalkan aku dan Minwoo di ruang pemeriksaan. “Tae, gwenchana?” “Ne. Tadi halbae sudah memberiku obat suntik. Sekarang aku lebih baik.” Ucapku sambil duduk di tempat tidur. Tiba-tiba, Minwoo memegang kepalaku. “Tae, jaga dirimu baik-baik ya! Kau harus banyak makan makanan yang sehat, istirahat yang cukup, dan minum obatnya~ aku pulang dulu ya~” Cup! Minwoo mencium keningku. Aigoo… “Minwoo! maksudnya apa ini?!” Ucapku sambil menunjuk keningku. Minwoo hanya tersenyum lalu pergi meninggalkan aku di klinik. Tiba-tiba…….

Changjo POV

Aku khawatir sekali dengan Taechan. Aish, naneun baboya!!!!!!!! tiba-tiba, handphoneku berbunyi. Oh, dari Shim halbae. Shim halbae adalah seorang dokter di dekat dorm. Kalau salah satu dari kami sakit, maka kami akan membawanya ke klinik Shim Halbae. Aku selalu memanggilnya halbae, karena dia sangat dekat denganku. Dia seperti sosok kakek kandungku. “Yoboseyo?” “Jonghyun? Halbae ingin memberitahumu…” “Mworago, halbae?” “tentang Taechan~” MWOYA?! Halbae tahu tentang Taechan?! “Halbae, jinjjayeo?!” “Ne. Taechan ada di klinikku sekarang. Halbae juga harus memberitahumu sesuatu si klinik, jadi datang ke klinik, ya~” “Ne, halbae!”Aku langsung berlalri menuju klinik. “Jonghyun, eoddilkkayo?!” Tanya Chanhee hyung. “Aku ke klinik sebentar, hyung! Minsoo hyung, temani aku~” Aku dan Minsoo hyung langsung menuju ke klinik Shim Halbae. Ternyata, Shim Halbae sudah menunggu di depan klinik. “Halbae! Taechan mana?!” “Di dalam, di ruang pemeriksaan. Tapi hanya kamu saja yang masuk. Hyungmu akan membantuku mencari obat untuk Taechan.” Minsoo hyung hanya tersenyum pada Shim Halbae dan mengangguk. Apa… jangan-jangan dia dan yang lain sudah tahu?! -_- Aku langsung masuk ke dalam. “Tae…” Aku melihat Taechan di ruang pemeriksaan dengan seorang…. namja! Cup! Namja itu mencium keningnya! Dan, tiba-tiba… perasaan ini muncul lagi…. Aish, apakah ini yang namanya cemburu?! -_- ketika namja itu keluar, aku bersembunyi agar tidak ketahuan. Setelah itu, aku langsung mendatangi Taechan. “Taechan!!!” Taechan langsung cemberut ketika aku datang. “Waeyo? Kenapa kau datang?” aku duduk di sampingnya. “Mianhae…” Ucapku pelan. Taechan hanya diam. Aish, keu yeoja…. -_- “Mianhae? Kau mau minta maaf?” “Ne…. Mian, Tae. Mian kalo aku kasar padamu….” “Aku tahu, Jonghyun….” “Tae, mianhae…” Ucapku sambil memegang tangannya. “Ne… Aku tahu kau marah karena kau khawatir padaku… nado mianhae…” Sejenak aku hanya diam, lalu tertawa kecil. “Wae?! Apa yang lucu???” “Anieyo~ Sudahlah, lewatkan saja sesi itu!” Ucapku sambil memberantakan rambut Taechan. “kkkkk oh ya kok kamu bisa tahu aku disini?” “Aku tahu dari halbae… Shim halbae, dokter disini. Tae, tapi kenapa kamu bisa disini?” “Tadi, penyakitku kambuh jadi aku dibawa ke sini ke tempat halbae…” Aku sedikit bingung. Taechan langsung memanggil Shim Halbae dengan ‘Halbae’. “Tae, kau tahu Shim Halbae?” “Ne, tentu saja! Dia halbaeku tahu! -_-” “Mwoya?!” Taechan adalah cucu Shim Halbae?! Aku baru tahu…. “Kau ini… Beliau itu halbae kandungku tahu!” “Oh, ya, yang tadi siapa?” Tanyaku menanyakan soal ‘namja’ yang tadi itu. “hah? yang mana?” “Yang tadi!!! Yang nyium kamu,Tae!!” “Oh, dia? Keu namja ireumeun Minwoo ibnida~ No MinWoo~” “Dia temanmu?” “Ne, teman baikku~ Teman kecilku juga~” “Oh…. gwenchana~ ya sudah, kau mau pulang?” Saat kami akan pulang……. “Taechan!!” Halbae memanggil Taechan. “Tae, bawa obatnya, Kamu pulang sama Jonghyun ya~ Minsoo akan membantu halbae di sini.” “Ne, aku pulang dulu. Gomawo, halbae!” Aku dan Taechan pun segera pulang ke rumah. Aku memutuskan untuk berhenti karena aku melihat Taechan sangat pucat. “Jonghyun, wae? kenapa berhenti?” “Sini, aku gendong!” Taechan kelihatan bingung. “eh? kenapa denganmu?” “Kau ini pucat sekali! Sini, naiklah ke punggungku!” Akhirnya Taechan segera naik ke punggungku. Dalam perjalanan, Taechan hanya diam. Mungkin ia capek~ Sesampainya di rumah…. “Tae, Tae~” kkkkk Taechan sudah tidur. Aku menggendongnya dan mengantarnya ke kamarnya. 태찬, 잘자요~ 좋은 꿈 꿔~* Perlahan, aku mencium keningnya……

To be Continued

* = Taechan, jaljayo, joh eun kkum kkwo –> taechan, good night, have a nice dreams~

Tags:

Author POV

“Taechan!! Mianhae…” Kata Minwoo sambil memegang tangan Taechan. “Lepaskan aku, Minwoo!” “Tae, jeongmal mianhae…” Minwoo langsung memeluk Taechan dari belakang. “Maumu apa, Minwoo?! Lepaskan aku!” Taechan berusaha melepaskan pelukan Minwoo. Tapi, Minwoo tidak akan mudah untuk melepasnya. “Aku cuma ingin memelukmu, Tae~ aku sayang sama kamu seperti waktu kita kecil…” “Minwoo, lepaskan aku~ Aku harus segera pulang~” Taechan melepaskan tangan Minwoo yang melingkari pinggangnya satu per satu, lalu segera berlari menuju dorm. “Oh, andwae! Oppadeul akan memarahiku jika aku pulang telat!” Taechan langsung berlari pulang. Sesampainya di dorm….. “Huff…. mianhae, oppadeul! Aku telat~” Ucap Taechan sambil menunduk 2 kali. “Kau kemana saja, Tae?! Aku dan Changhyun dari tadi menelfonmu 20 kali! Tapi kau tidak mengangkatnya! Eoddilkkayo?!” Ini pertama kalinya, Changjo marah pada Taechan. Dan ini bukan marah biasa. “Jonghyun, mianhae….” “Kami semua sangat khawatir padamu! Kalau kau hilang, pingsan, diculik, atau diapakan?!” “Mianhae, tadi aku ke tempat oppaku~” “Kalau kau mau ke tempat oppamu, sebaiknya kau bilang padaku! Maksudmu apa membuatku khawatir seperti ini?!” Taechan hanya terus menunduk, sementara Changjo tidak berhenti memarahinya. “Sudah, Jonghyun-ah~” Kata Niel sambil menenangkan Changjo. “Sudahlah, Jonghyun, dia hanya mengunjungi oppanya~” Kata Minsoo. “Tapi, hyung!” “Sudah!!” Akhirnya, Taechan benar-benar kehilangan kesabarannya. “Sudahlah! Jonghyun, aku tidak tahan lagi dengan caramu mengomeli aku! Aku hanya bertemu oppaku! Dan, kau marah?! Ini, ambil saja makanannya! Aku tidak makan!” Kata Taechan sambil membanting makanannya di meja, lalu meninggalkan dorm. “Taechan! Ergh! Naneun pabo!” Changjo benar-benar merasa bersalah dengan Taechan…..

Minwoo POV

Aku mengikuti Taechan sampai rumahnya dan…. Dorm TEEN TOP???!!! Jadi, selama ini, Taechan tinggal bersama Changjo cs?! Aku menunggu Taechan di depan pintu dorm . Dari luar, terdengar seseorang sedang marah… dan 5 menit kemudian, ia keluar. “Minwoo?” Dia kelihatan bingung melihatku berdiri di depan pintu dorm. “Kau mengikutiku?!” “eum… ne~” “Minwoo, aku mau cerita~” “cerita apa?” “ayo, ikut aku!” Taechan langsung menarikku ke taman apartemen. Sikapnya dari dulu tidak pernah berubah. Selalu menarik seseorang jika diminta untuk ikut dengannya. “Waeyo, Tae? Kenapa dengan suara orang marah di dorm Teen Top?” Taechan langsung menunduk. “Tadi, Jonghyun memarahiku…” “Memarahimu?! Wae?!” “Harusnya, aku pulang ke dorm. Tapi, aku pulang telat karena aku mengunjungi dormmu dulu. Dia marah karena aku tidak memberitahunya kalau aku pulang telat. Dia sudah mencoba menelfonku 20 kali. Tapi, aku memberontak! Aku kan hanya mengunjungi dorm oppaku! -_-” Kata Taechan sambil mengepalkan tangannya. “Tapi, Tae, Jonghyun ada benarnya…” “Kok kamu dukung Jonghyun?! Minwoo!” Aku memegang kepala Taechan. “Tae, Jonghyun ada benarnya. Kalau kamu gak kasih tau Jonghyun kalau kamu mau ke dormku, pasti dia kiranya kamu udah diculik orang atau penyakitmu udah kambuh! Pantas saja dia menelfonmu 20 kali. Dia pikir kamu pingsan di tengah jalan, trus handphonemu dibawa seseorang….” “Tapi aku kan hanya mengunjungi dorm oppaku…” “Tetap saja, Tae. Kau tidak tahu seberapa khawatirnya Jonghyun padamu? Sekalipun aku tidak melihat bagaimana dia memarahimu, tapi aku bisa merasakan kalau dia sangat khawatir…” “Jadi, aku harus minta maaf?” “Jika menurutmu perlu..” “ah, gomawo, Minwoo!!” Kata Taechan lalu ia memelukku denga eratnya. “Taechan…” “Minwoo, aku kangen memelukmu seperti ini…” Sesaat aku hanya terdiam. Aku benar-benar tidak menyangka bisa memeluk Taechan lagi setelah 11 tahun aku tidak pernah bertemu dengannya. Tiba-tiba….. “Huff huff huff….” “Taechan, waeyo?!” “Aku…aku…” Oh, Ani!! Penyakit Taechan kambuh lagi!!

To Be Continued~

Tags:

New cast : Boyfriend!!!!! Nanti bakal ada new main cast from Boyfriend!!!! 🙂

“HAH?! Tae, Hyunseong hyung itu oppamu?!” “Ne! Ayo aku pengen cerita sama kamu. Kamu udah selesai tampil?” “Udah, kamu mau cerita apa?” Taechan langsung menarik Changjo ke ruang tunggu Teen Top. Sementara itu……

Hyunseong POV

Aku langsung kembali ke ruang tungguku bersama Boyfriend. Taechan memang dongsaengku satu-satunya. Aku sebenarnya tidak tega untuk memberitahunya tentang HyeChan onni….. Tapi kalau aku rahasiakan, Taechan akan marah besar sama kakek dan aku untuk selamanya! -_- “Dari mana, Hyunseong?” Tanya Donghyun hyung. “Tadi aku ketemu dongsaengku……” Ucapku sambil duduk di sofa. “Dongsaengmu?! Maksudnya Taechan????” Jo Twins langsung melongo mendengar aku menyebut kata ‘dongsaengku’. Sementara Minwoo…… dia hanya diam, menggembungkan pipinya, sambil membaca majalah. Jeongmin dan Jo Twins terus saja menggodainya. “Minwoo! Tuh dengar kata Hyunseong hyung! Dongsaengnya!” Kata Jeongmin. Aku tahu mereka bermaksud apa. “Sudah, sudah~ Jangan godain Minwoo lagi….. kasian dia capek…..” Aku langsung mendekati Minwoo. “Minwoo…..” “Waeyo, hyung? Dimana dongsaengmu?” “Kenapa kau menanyakan lagi? Kau masih suka dengannya?” Minwoo hanya bisa menatapku. Tapi aku tahu sebenarnya dia masih suka dengan Tae. “Hyung, aku keluar dulu…. mencari makanan!” Minwoo tersenyum manis padaku. “Ya sudah, tapi belikan aku ttokpokki ya!” “Oke!” Minwoo pun segera pergi membeli jajanan ke Jongno-dong. Sementara aku dan member yang lain memutuskan untuk pulang.

 

Taechan POV

“Tae, aku lapar nih!!!!” Kata Niel oppa. “Trus kalian mau apa? Mau aku masakin gitu?” Ucapku bingung. “Beli jajanan aja di Jongno-dong.” Kata Chanhee hyung padaku. “Ya sudah, uangnya mana?” Minsoo oppa langsung merogoh dompetnya dan mengambil uang sebesar 5000 won. “Ini,ya, Tae~ Beli ttokpokki, gimbap, manjoo, tree bar, sama twist potato ya~” “Ne~” Sebenarnya, dari Jongno-dong, jaraknya tidak jauh dari dorm, malah relatif dekat. Mungkin untuk pergi ke sana, aku hanya menghabiskan waktu 20 menit. Sesamapinya di Jongno-dong dengan subway, aku langsung ke kedai tree bar, manjoo, gimbap, twist potato, dan ttokpokki. Aku berpikir untuk mengunjungi dorm oppaku. Oke, aku kesana! ^^ Dorm oppaku ada di Jongno-dong. Aku langsung menuju ke dorm oppaku. Aku mengetuk pintu depan. “Nuguseyo?” Tanya seseorang. “Naneun Shim Taechan-ibnida~” Jawabku. Cowok itu langsung membuka pintu. Ternyata…. “Jeongmin!!!!!!” Lee jeongmin, teman kecilku! “Taechan!!!” Dan ada…… Kwangmin dan Youngmin, Donghyun hyung!! Mereka semua teman kecilku! Mereka berempat langsung memelukku bersamaan, dan membuatku hampir tidak bisa bernapas -_- “Kami kangen padamu, Tae! Kamu kemana saja?” Tanya Youngmin. “Aku lebih sering di rumah sakit, apalagi sejak aku tinggal dengan kakek… Oppaku mana?” “Dia sudah tidur. kkkkk dia tidur paling cepat disini~” Jawab Kwangmin. Aku sangat senang bisa bertemu dengan mereka! Sekitar 20 menit, aku mengobrol dengan mereka. Tiba-tiba……. “Aku pulang!!!!” Nuguni??? “Ta… Tae… TAECHAN?!” An… An… Aniyo!!! “Mi…Mi…MINWOO?!” No Minwoo, orang yang sudah meninggalkan aku selama 11 tahun!! “Taechan!!!!!!!!!!!!!!!!!”

Tags:

Changjo POV

Setelah sampai di Seoul Station, aku dan Taechan langsung menuju ke studio SBS. Hari in acara Inkigayo! Sesampainya di Seoul Station….. “Tae, ayo! kita harus ke SBS!” Kataku sambil menarik tangan Taechan. “Aduh, Jonghyun! Pelan-pelan!” “Aku tidak bisa, Tae! Kita harus segera ke SBS!” Sesampainya di SBS…. “Huff….Huff….” Aku dan Taechan terengah-engah. “Kalian dari mana saja?” tanya Niel hyung. “Tadi kami berjalan-jalan ke Jinan….” Ucap Taechan sambil terengah-engah. Aku sebenarnya tidak enak harus mengajak Taechan untuk lari-lari ke studio SBS. Aku takut penyakit Taechan kambuh lagi…. “Tae, gwenchana?” Tanyaku sambil merangkul pundak Taechan. “Ne~ Sudahlah, Jonghyun.  Nan Gwenchana…. Aku akan beristirahat di kursi ruang make-up….” Kata Taechan sambil melepaskan rangkulanku, lalu beranjak ke sofa ruang make-up. Choi Jonghyun, fokus pada pekerjaanmu! Ayo fokus! 아아아아아! 난 정말 미치겠어!

Taechan POV

Ah, aku benar-benar capek harus lari-lari ke studio SBS bersama Changjo. Aku terbiasa memanggilnya Jonghyun tapi kalau hanya menceritakannya, aku akan menyebutnya Changjo. Aku memutuskan untuk menyelonjorkan kakiku di sofa. Noona stylist memperbolehkan aku melakukan itu. Tapi tiba-tiba….. Ups! Ada “Panggilan Alam”…. -_- Aku segera berlari ke kamar mandi dan melaksanakan panggilan alamku. Begitu aku keluar dari kamar mandi…… BRUUUKKKK!!! Auuuuuu…. seorang cowok menabrakku. “Gwenchanayeo?” Tanya cowok itu sambil mengulurkan tangannya membantuku berdiri. Sepertinya aku mengenal suaranya. Dan begitu aku berdiri melihat wajahnya…… “TAECHAN???!!!” Aniyo!!!! Dia adalah oppaku!!! SHIM HYUNSEONG!!!!”

Author POV

Taechan langsung berlari menjauhi Hyunseong tapi alangkah sialnya, Hyunseong lebih dulu menarik tangannya. “Kemana saja kau?! Perawat rumah sakit bilang kau kabur bersama seseorang! Nuguya?!” “Ah, oppa!!! Lepaskan aku!!” “Aniyo!! Jawab aku dulu!” Akhirnya, Taechan pun menyerah. “Oke oke, aku kabur sama Jonghyun….” “Jonghyun? Jonghyun nugu?” “Changjo……” Hyunseong sontak kaget. “Kamu kabur sama Jonghyun????” Taechan mengangguk pelan. “Aigoo, kau ini….” “Habisnya kau sibuk, oppa…. Hyechan onni juga pergi kan?” Hyunseong kaget mendengar jawaban Taechan. “Tae, kau……. belum tau?” “Tau apa, oppa?” “Hyechan onni…….” “Hyechan onni kenapa?!” “Hyechan onni……. meninggal……” Taechan hanya bisa diam. Air mata mulai membasahi mata dan wajahnya. “Hyunseong oppa…..” Hyunseong segera memeluk adik perempuannya itu. “Aku juga baru tahu kemarin, Tae……” “Tapi kenapa bisa begitu!! Sejak kau sibuk dengan Boyfriend, hanya Hyechan onni yang merawatku… Sekarang, dia sudah pergi! Waeyo?! Wae?!” Kata Taechan sambil memukul-mukul Hyunseong. “Mollayo, Tae…. aku juga tahu itu dari kakek….” “Kakek?!” “Kau belum bertemu dengan kakek?!” “Belum…. Kakek kan sibuk di rumah sakit dan kliniknya! Aku juga belum sempat ke sana…” Tiba-tiba, Changjo pun datang. “Tae!!! Kenapa kau pergi? e…. Hyunseong hyung??? Tae, kau kenal dengan….” “Jonghyun, dia oppaku…..” “Hah?!”

 

To Be Continued….

Tags:

 



  • 심태찬: heo gyeonghwan juga ganteng kok hehe cuma kalo 7 ini termasuk tinggi gitu, kalo heo gyeonghwan kan pendek huhu :)
  • Caroline: kok ga ada heo gyeong hwan ya?X')
  • Dyah Galih (@dyahlittle): Sohee kayak kembarannya Xiumin :D Kris juga mirip Jerry Yan cool and Sehun mirip Wu chun imut banget!

Categories