Taechan and her mind~

Archive for October 2011

Happy birthday for ikan alias DONGHAE!!!!! Terus trend #26HAEppybday ya!!!

생일 축하 해요, 동해!!!~

Advertisements

Stars : Teen Top

Main star : Changjo, TaeChan

Changjo POV

“Changjo!!! Changjo!!! Changjo!!!” Para fans itu tak berhenti memekik dari luar panggung. Yap! That’s Me! Changjo. Punya nama asli Choi Jong Hyun. anggota paling muda dari Teen Top, sebuah boyband yang sedang terkenal karena lagunya ‘Dont Spray Perfume’. Para fansku itu tak berhenti berteriak sedari tadi…. Apa mereka tidak kehausan ya? “Jonghyun-ah, cepat! Show akan segera dimulai!” Ucap C.A.P Leader atau biasa kupanggil Minsoo hyung. “Sabar, hyung! aku juga lagi memakai sarung tanganku!” Ucapku sembari memakai sarung tangan putihku. Seperti biasa, sebelum kami tampil di panggung, kami selalu berdoa dan melakukan tos rahasia ala Teen Top. Saat  kami memasuki panggung…. “TEEN TOP!!!!!” Nama band kami tak berhenti disebut. Sebenarnya, aku senang-senang saja dengan hidup seperti ini. Hyung-hyungku sangat menjagaku dan Ricky dengan baik, sekalipun aku sangat menguasai taekwondo.

Author POV

Hari ini, anggota Teen Top beristirahat di dorm mereka setelah kemarin, mereka baru pulang dari Niigata, Jepang. “Hyung, kotak surat udah dibuka belum?” Tanya Chunji. “Mollayo, Chanhee. Kita buka saja.” Kata C.A.P. di kotak surat, mereka hanya menemukan 10 surat. C.A.P dan Chunji mengeluarkan surat-surat tersebut, sementara sisanya mulai membuka dan membaca surat-surat tersebut. Sampai Changjo menemukan sebuah amplop berwarna ungu lavender. Ia mulai membuka dan membacanya.

“Dear, Teen Top

Namaku Shim HyeChan. Aku adalah teman baiknya Andy. Aku punya permintaan khusus untukmu. Adik perempuanku sedang sakit di rumah sakit. Bisakah kalian merawatnya selama aku pergi tugas ke Indonesia untuk 3 bulan? Aku sudah meminta ijin pada Andy dan Andy mengatakan kalau lebih baik aku langsung bertanya pada kalian. Jadi Bagaimana?”

“Surat ini….. Apa maksudnya???” Gumam Changjo dalam hati……

To Be Continued

Tags:

Yang pertama, admin mau minta maaf selama ini kalo bikin ff “My Little Brother” suka lama….. Mohon dimaafkan ya? Admin kan sibuk *apadeh* Admin ada rencana baru untuk fanfic!! Next star is……

TEEN TOP!!!!

Khusus untuk Teen Top, aku bakal bikin 2 fanfic! ^^ Judulnya Letter dan……. rahasia!!! Yang 1 lagi masih rahasia jadi stay tune~ ^^

1 bulan kemudian

“ini apa hyung???” Tanya Yoseob penuh kebingungan ketika hyungnya memberikan sebuah kotak. “Coba dibuka dulu aja~” Yoseob pun membukanya dan ternyata…. sebuah handphone mini flip berwarna putih dengan gantungan berbentuk ramen. “Waaaa~ gomawoyo hyung~ ^^” “Sama-sama. Kamu jaga baik-baik ya handphone ini~” “Baik, hyung~” Sejak Junhyung membelikan Yoseob handphone, Yoseob lebih mudah untuk mengabari Junhyung. Junhyung tak pernah lupa membelikan pulsa untuk handphone Yoseob.  Suatu hari ketika Junhyung dan Yoseob sedang di rumah….. “Hyung, kulkas kita sudah hampir kosong.” Kata Yoseob sembari mengecek keadaan kulkas. “Jinjja? Ya sudah, kamu belanja, kih! Nanti teman-temanku akan datang pukul 5 sore.” “ya sudah, hyung. aku berbelanja ke pasar swalayan sekarang.” “ini uangnya. Kamu beli yang kita butuhkan saja ya~” kata Junhyung sambil memberikan sedikit uang untuk Yoseob. “Baik, hyung.” Yoseob pun bergegas pergi. “Ah, sambil menunggu Yoseob, lebih baik aku membereskan kamar omma dan appa.” Junhyung pun membereskan kamar omma-appanya yang sangat penuh dengan dokumen. Junhyung pun mulai melihat isi dokumen-dokumen tersebut. Ada yang mengenai pekerjaan ayahnya, mengenai keluarga besarnya, sampai 1 dokumen misterius yang membuat Junhyung penasaran. “Dokumen apa ini?” Ucap Junhyung dalam hati. Pada cover depan bertuliskan ‘HASIL PEMERIKSAAN’ . Junhyung mulai membaca satu per satu kalimat yang tertera pada laporan tersebut sampai akhirnya….

 

Diagnosis —> Yang Yo Seob menderita penyakit kelainan paru-paru.

“MWOYA??!!! Tidak mungkin Yoseob terkena penyakit ini!!” Tiba-tiba, handphone Junhyung berbunyi. Ada telepon ari Yoseob.  “Yoboseyo??Saeng-ah!” “Jun Hyung!”  “Ya, Hyunseung! Kenapa handphone Yoseob bisa ada sama lo??!” “Yoseob pingsan di jalan! Yoseob gak berhenti sesak napas dari tadi. Sekarang, gue, Dongwoon, sama 2 temen lo, Kikwang n’ Doojoon lagi bawa Yoseob ke Rumah Sakit Myeong-dong!” “Ya, udah. Gue nyusul ya!” Junhyung sangat takut. Pikirannya tidak tenang. “Saeng, bertahan ya!” Sesampainya di UGD Rumah Sakit Myeong-dong….. “Doojoon hyung, Yoseob mana??!!” Tanya Junhyung. semua hanya menunduk. “Yoseob eotteokhae??!!” “Keadaan Yoseob parah karena kita gak pernah tau penyakit saeng lo selama ini….” Kata Dongwoon. Junhyung benar-benar menangis saat itu. “Gue juga baru tahu tadi…. Kenapa omma-appa gue gak ngasih tau dari dulu?!” “Sabar, ya, Jun. Yoseob pasti sehat lagi kok!” Kata Kikwang sambil menepuk pundak Junhyung. “Gomawo, ya, Ki.” Tiba-tiba, dokter pun keluar. “Apakah anda hyungnya Yoseob?” “Ya. Saya hyungnya. Waeyo?” “Yoseob butuh donor jantung secepatnya. Anda hanya perlu mengambil jantungnya yang tipe C di Yayasan Jantung. Kami tadi sudah menghubungi pihak yayasan.” “Jinjja?! Gamsahabnida!” Akhirnya, Junhyung memutuskan untuk berangkat sendirian ke Yayasan Jantung yang cukup jauh dengan mobilnya Doojoon. Sementara di rumah sakit, keempat teman Junhyung menunggu dengan paniknya. Beberapa jam kemudian…….. “Aduh, Jun dimana ya? Kok dia lama?” Tanay Doojoon. Tiba-tiba ada seorang perawat mendatangi mereka. “Apakah kalian chingu dari Junhyung dan Yoseob?” “Ne, keuraeyo~ Wae?” “Mianhaeyo~ Mereka berdua telah tiada……” “MWOYA???!!!”

 

“Waeyo?!!!” Tanya Dongwoon. “Junhyung mengalami kecelakaan yang sangat parah ketika akan mengantarkan jantung ke Rumah Sakit. Karena sudah terlalu lama, Yoseob pun sudah tidak kuat juga….” “God bless them……” “Oh, ya, saya menemukan surat dari Junhyung dan Yoseob sebelum meninggal….”

 

Junhyung :

To Yoseob : Saengku, gomawo ya, untuk beberapa bulan ini, kamu membuat hyung benar-benar menjadi seorang hyung yang baik. Mianhae ya, saeng, kalau hyung dulu jahat sama kamu~ dan, mianhae juga kalo hyung gak bisa nyelamatin hidup kamu~ Tapi, kita pasti ketemu lagi, kan? Saengku hanya 1 yaitu, Yang Yo Seob.

 

Yoseob :

To Jun Hyung : Hyung, mianhae ya kalau aku sering bikin hyung kesal selama ini. Aku juga gak tau asal-muasal penyakitku. Hyung adalah hyung yang paling baik yang pernah aku temui. Aku benar-benar bangga punya hyung seperti Jun Hyung~ Kita pasti selalu bersama, hyung~ Hyungku hanya 1, yaitu Yong Jun Hyung

 

 Mereka berempat tidak mampu membendung tangisnya. Betapa saling menyayanginya Junhyung dan Yoseob. We are believe that Junseob is still there!!

 

 

The End