Taechan and her mind~

I Love You My Teacher (part 3)

Posted on: June 7, 2011

YooRin P.O.V

HUJAN!!!! “Udah, Kyu! Kamu masuk rumahku dulu aja!” “Ya, ya!” Akhirnya, Kyuhyun masuk ke rumahku. “Aduh, di Seoul hujan melulu ya!” Keluhku sambil menggosok rambutku yang diikat. “Yoorin, kamu tinggal sendirian disini?” Tanya Kyuhyun. “Nggak. Harabeoji sama Halmeoni lagi ngelayanin pembeli di toko Tteokbeokki Chom chom…” “Wah, kebetulan banget aku suka beli di situ waktu aku kecil! Aku boleh pesen, kan?” “Boleh dong! hehe^^ oh, ya! aku ambilin teh dulu ya!” Akhirnya aku membuatkan teh hijau untuk Kyu.

Kyuhyun P.O.V
Sembari menunggu hujan di rumah Yoorin, aku mengobrol dengan muridku ini. “Omma-appa kamu kemana?” Tiba-tiba, Yoorin terdiam dan menunduk. “Oh, mianhae Yoorin!! Aku tidak bermaksud….” “Gwencanayeo. Mereka kecelakaan kapal saat aku berumur 3 tahun. Kapal mereka tenggelam saat hendak berlayar ke Jeju….” “aku turut berduka ya…” “Gwencana. Itu sudah kejadian lama.” Yoorin terus tersenyum. Padahal, aku tahu bagaimana rasanya kehilangan orangtua sekalipun aku gak pernah secara langsung merasakannya. “Kyu, hujan udah berhenti. Kamu gak pulang?” “Oh,ya! Aku pulang dulu, ya!” Tiba-tiba…… “Kyu, ini!!” Kata Yoorin sambil menyodorkan jas hujan. “Gapapa nih dipake?” “Gwencanayeo. Bawa aja. Aku kan harus menjaga sonsaengnim ku!” “hehe^^Komawo,ya, Yoorin! Annyeong!” “Annyeong!” Sampainya di rumah……………….. “Dari mana saja, Kyu? Pulang dari sekolah lama sekali.” Tanya Appa yang sedang menonton Strong Heart. “Dari rumah haksaengku, appa.” Jawabku sambil duduk di sofa. “Haksaeng?? Kenapa haksaengmu?! Kamu ngajarin dia apa?! Dia kamu marahin gitu??” Kata ommaku yang sebenarnya dari awal menentangku untuk menjadi guru SMA. “Aniyo! Cuma nganterin pulang! Tadinya, aku mau nganterin dia ke halte, tapi aku pikir sekalian aja kuanterin sampe rumah!” Jawabku agak sedikit membentak. “Oh, omma kira….” “Omma nih….” “Kamu naksir ya sama haksaengmu?” Kata Ara noona. “Noona!!!” Teriakku. Padahal sebenarnya…………..

Besoknya di sekolah……………………….

YooRin P.O.V
“Cho sonsaengnim….” Panggilku pagi-pagi sesampainya di sekolah. “Oh, Yoorin. Tteokbeokkinya?” “Tenang aja, aku bawa!” Ucapku dengan penuh semangatnya sambil memberikan sekotak tteokbeokki. “Wah, komawo,ya! Aku bayar gak?” “Gak usah. Oke?” “Oke! Komawo ya! Oh,ya, nilai matematika kamu yang kemarin dapat 95. Chukkae ya! padahal menurut laporan Chi Hoon, nilai kamu sering jelek kalo matematika…” “Ya?! Komawo ya Sonsaengnim!” “Komawo? Kan kamu yang belajar, kok jadi kamu yang bilang komawo?” “Hehe..^_^ saking senangnya!” Sejak Cho sonsaengnim mengajarku, aku merasa ada sesuatu yang beda tentang matematika……

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: